Logo loader

Potret Kependudukan Kota Serang Semester 1 Tahun 2025: Mencapai 768 Ribu Jiwa dengan Dominasi Usia Produktif

KOTA SERANG – Pemerintah Kota Serang melalui data Agregat Kependudukan Semester 1 Tahun 2025 resmi merilis profil demografi terbaru. Tercatat, jumlah penduduk Ibu Kota Provinsi Banten ini telah menyentuh angka 768.377 jiwa yang tersebar di enam kecamatan utama.

Data ini menunjukkan pertumbuhan yang dinamis, dengan struktur penduduk yang didominasi oleh kelompok usia produktif. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai profil kependudukan Kota Serang di awal tahun 2025.

  1. Gambaran Umum: Bonus Demografi di Depan Mata

Dari total 768.377 penduduk, Kota Serang memiliki komposisi gender yang cukup seimbang dengan rincian 50,9% laki-laki (391.253 jiwa) dan 49,1% perempuan (377.124 jiwa). Sebanyak 230.100 Kepala Keluarga tercatat mendiami kota ini.

Satu poin penting yang menjadi sorotan adalah angka Usia Produktif yang mencapai 69,56%. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Serang memiliki potensi sumber daya manusia yang besar untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.

  1. Kecamatan Serang: Pusat Kepadatan Penduduk

Kecamatan Serang tetap menjadi wilayah dengan populasi terbesar, yakni sebanyak 240.626 jiwa. Tingginya konsentrasi penduduk di wilayah ini dipicu oleh perannya sebagai pusat administrasi dan ekonomi.

  • Kelurahan Terpadat: Unyur (47.740 jiwa), Serang (32.906 jiwa), dan Cipare (25.828 jiwa).
  • Profesi Dominan: Buruh Harian Lepas, ASN, dan TNI/Polri.
  1. Perbandingan Antar-Kecamatan

Data menunjukkan distribusi penduduk yang cukup signifikan di kecamatan lainnya:

  • Kasemen: Menjadi kecamatan kedua terpadat dengan 119.950 jiwa. Karakteristik wilayah ini cukup unik dengan profesi Nelayan/Perikanan yang masuk dalam tiga besar mata pencaharian utama.
  • Walantaka: Berada di posisi ketiga dengan 115.206 jiwa, di mana Kelurahan Teritih menjadi wilayah terpadatnya.
  • Taktakan: Memiliki penduduk sebanyak 114.700 jiwa dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai Buruh Harian Lepas dan Karyawan Swasta.
  • Cipocok Jaya: Mencatat 111.300 jiwa, wilayah ini dikenal dengan konsentrasi ASN yang cukup tinggi di jajaran profesinya.
  • Curug: Dengan jumlah penduduk 66.595 jiwa, wilayah ini masih menunjukkan karakteristik agraris yang kuat, terlihat dari profesi Petani/Pekebun yang masuk dalam jajaran tiga profesi terbanyak.
  1. Profil Pendidikan dan Mata Pencaharian

Secara keseluruhan, tingkat pendidikan masyarakat Kota Serang menunjukkan grafik yang beragam. Berdasarkan data agregat, jumlah lulusan SLTA/Sederajat dan SD/Sederajat masih mendominasi jumlah penduduk, disusul oleh lulusan Strata I (S1/D4).

Dalam sektor pekerjaan, tiga profesi yang paling banyak ditekuni oleh warga Kota Serang secara kolektif adalah:

  1. Buruh Harian Lepas
  2. Karyawan Swasta
  3. Aparatur Sipil Negara (ASN)

Kesimpulan

Data Semester 1 Tahun 2025 ini memberikan gambaran jelas bagi Pemerintah Kota Serang dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, mulai dari sektor penyediaan lapangan kerja, fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan. Dengan persentase usia produktif yang hampir menyentuh 70%, Kota Serang memiliki modal sosial yang kuat untuk terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Banten.

Ringkasan Data (Tabel)

Kecamatan

Jumlah Penduduk

Usia Produktif

Kelurahan Terpadat

Serang

240.626

70,57%

Unyur

Kasemen

119.950

68,40%

Kasemen

Walantaka

115.206

69,33%

Teritih

Taktakan

114.700

68,92%

Drangong

Cipocok Jaya

111.300

69,76%

Banjarsari

Curug

66.595

69,20%

Cilaku

Sumber Data: Agregat Kependudukan Semester 1 Tahun 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang.

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.