Logo loader

Dukcapil Kota Serang Rekam Data Kependudukan Pasien di PP Nururrohman guna Percepatan Bantuan Sosial (BanSos)

SERANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Serang melakukan aksi jemput bola dengan melakukan perekaman data kependudukan bagi pasien di Pondok Pesantren Nururrohman. Langkah ini diambil guna memastikan para warga binaan memiliki identitas resmi untuk mengakses berbagai bantuan sosial dari pemerintah.

Kolaborasi Demi Hak Warga Negara

Kepala Dinas Dukcapil Kota Serang, Karsono, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan terhadap program Kementerian Sosial. Sebanyak 21 pasien yang terdiri dari penyandang disabilitas mental dan penyintas NAPZA mengikuti proses pendataan ini.

"Ada beberapa dari mereka yang belum memiliki data kependudukan yang jelas. Tanpa NIK yang valid, Kementerian Sosial tentu tidak bisa menyalurkan bantuan kepada para pasien," ujar Karsono saat meninjau lokasi.

Proses Perekaman Biometrik

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan serangkaian prosedur perekaman data yang meliputi:

  • Pengambilan foto wajah untuk database kependudukan.
  • Pemindaian iris mata guna verifikasi identitas yang lebih akurat.
  • Perekaman sidik jari sebagai bagian dari data biometrik.

Selain pendataan identitas, para pasien juga menjalani pemeriksaan kesehatan awal, seperti pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh, untuk memastikan kondisi fisik mereka dalam keadaan baik selama proses berlangsung.

Harapan Kedepan

Melalui pendataan ini, nantinya akan diketahui apakah para pasien tersebut sudah pernah melakukan perekaman di daerah lain atau memang benar-benar belum terdaftar dalam sistem. Data yang terkumpul akan segera diserahkan kepada Kementerian Sosial untuk ditindaklanjuti terkait pemberian bantuan.

Pemerintah Kota Serang berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berjalan agar warga yang memiliki keterbatasan tetap mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara secara penuh.

 

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.